Cold Paving Hotmix Asbuton Jawab Kebutuhan Masyarakat

Cold Paving Hotmix Asbuton Jawab Kebutuhan Masyarakat

Kebutuhan terhadap Cold Paving Hotmix Asbuton (CVPHMA) merupakan salah satu jawaban alternatif kebutuhan bagi masyarakat untuk sarana transportasi jalan yang ada di Kabupaten Magelang. Namun begitu kebutuhan yang dirasakan sangat penting ini selama ini belum semua warga dapat melaksanakannya.

Demikian antara lain dikatakan Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magelang Heriyanto ST di forum sosialisasi pemanfaatan aspal Buton butir tipe 50/30 sebagai substitusi aspal minyak hampar dingin CPHMA di Ruang Bina Praja Sekretariat Pemerintah Kabupaten Magelang, Senin (28/09/2018). Di forum ini juga disampaikan penjelasan PT Java Buton Nusantara (PT JBN) Ir H Iriyanto Dirjaya SE dan tim PT JBN mengenai keberadaan produk aspal Buton.

Beberapa kepala desa maupun lainnya yang menghadiri acara ini juga memanfaatkan acara dialog untuk menyampaikan pertanyaan. Dikatakan Bupati Magelang, data yang ada menyebutkan panjang ruas jalan kabupaten di Kabupaten Magelang sepanjang 1.000,83 Km, jalan yang tergolong kriteria baik atau kondisi baik sepanjang 628,13 Km, kondisi rusak 118,1 Km dan kondisi rusak beat 23,68 Km. Ini belum termasuk jalan poros desa dan jalan lingkungan.

Bupati Magelang meghimbau kepada Dinas PUPR Kabupaten Magelang, langkah ke depan untuk jalan-jalan di Kabupaten Magelang agar perbaikan untuk menuju jalan yang mantap dengan pelaksanaan yang mudah dan praktis. “Hal ini perlu adanya inovasi dari Dinas PUPR untuk pelaksanaannya sebagai leading sektor di bidang Bina Marga,” jelasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Magelang Wahyudi Purwanto ST MM mengatakan pengenakan produk ini dalam rangka memberikan wawasan poduk aspal Buton untuk menunjang kegiatan sarana dan prasarana jalan, baik untuk jalan nasional, jalan kabupaten Magelang dan jalan desa.

Teknis aplikasi penghamparan  dan pemadatan dapat dilakukan pada kondisi hangat dan dingin. Bahkan aspal ini juga dapat disimpan dalam karung untuk waktu cukup lama, yaitu sekitar 2 tahun di dalam gudang, sehingga persediaan selalu ada dan mudah diperoleh.

Teknis penghamparan dan pemadatan dapat dilakukan secara mekanis maupun manual, dan dipergunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan, sangat cocok untuk pekerjaan levelling, lapis tipis, laburan dan pengisi retakan maupun lainnya, sehingga sangat cocok untuk lalu lintas berat, sedang dan ringan.

Untuk pekerjaan tambal lubang di musim penghujan tidak harus menunggu kering pada permukaannya, karena produk aspal ini berbasis air (aqua gel emulsuin system), sehingga mudah menyatu dengan lokasi atau lubang yang mengandung air. Sedang untuk pemadatannya, cukup menggunakan alat pemadatan (yang tersedia) di lapangan dan berat kendaraan yang melintas di atas jalan ini dengan sendirinya akan menyempurnakan kepadatan.

Sementara itu usai kegiatan sosialisasi di Ruang Bina Praja, dilanjutkan dengan demontrasi pelaksanaan pengaspalan yang dilaksanakan di jalan evakuasi antara Dusun Sucen Kidul Desa Salam Kecamatan Salam-Desa Kradenan Kecamatan Srumbung Magelang. Banyak pihak juga menyaksikan kegiatan ini, termasuk beberapa kepala desa dan perwakilan kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang.

Hubungi Kami via Handphone Hubungi Kami via Telepon